Blog

Apa Itu Landing Page? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Pengertian Landing Page

Landing page adalah halaman dalam website yang di desain khusus dengan mindset marketing. Halaman inilah yang di tampilkan ketika pengunjung mengakses website dari hasil pencarian berbayar (paid search)

Perbedaan Landing Page dan Homepage

Bicara gamblang soal perbedaan landing page dan homepage itu soal gampang. Namun, membeberkan perbedaan keduanya secara langsung takkan membuat Anda paham konsep di baliknya.

Maka dari itu, kami akan sekilas bahas bagaimana homepage dan landing page bekerja. Supaya lebih mudah, kita akan bahas dari halaman hasil pencarian atau search engine result page.

Tampilan hasil pencarian Google rata-rata terlihat seperti di atas. Setidaknya ada empat elemen yang ada di halaman tersebut, yaitu:

  1. Paid search results (Google Ads – Search Campaign)
  2. Paid search (Google Ads – Shopping Campaign
  3. Featured snippets
  4. Organik search result

Hasil pencarian organik dan featured snippets (nomor 3 dan 4) sedikit sulit untuk Anda intervensi. Hanya website yang berkualitas serta teroptimasi SEO secara on site dan off page saja yang bisa menempati kedua bagian itu.

Lain halnya dengan paid search results di nomor 1 dan 2. Anda bisa mempersiapkan halaman khusus agar pengguna tertarik membeli setelah mengklik iklan bisnis Anda. 

Itu mengapa jika Anda masih belum memiliki landing page, ada kemungkinan besar toko online Anda ditinggal oleh calon pelanggan.

Fungsi landing page inilah yang membedakannya dari homepage. Ketika landing page punya dua tugas khusus, fungsi homepage punya tugas yang lebih umum.

Jika diibaratkan rumah, homepage adalah beranda depan kediaman Anda. Ia adalah wajah dari “rumah”. Suatu hal yang menarik pengunjung untuk datang dan berkunjung.

Karenanya, beranda rumah itu memiliki begitu banyak dekorasi. Kalau dalam web, dekorasi ini bisa berwujud berbagai tombol navigasi, tampilan visual, dan tulisan.

Berbeda halnya dengan landing page yang spesifik. Landing page bisa diibaratkan ruang-ruang khusus dalam rumah. Entah itu ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar tidur, ataupun kamar mandi. Intinya, landing page hanya memiliki satu fungsi yang spesifik.

Cukup dengan perumpamaan. Jadi, beginilah perbedaan antara landing page dengan homepage:

Karakteristik Homepage

  • Biasanya memuat tampilan itama sebuah website.
  • Umumnya merupakan halaman pertama yang dilihat ketika membuka sebuah website.
  • Menampilkan tombol navigasi dan URL menuju halama penting di website.
  • Merupakan etalase bagi pelanggan untuk mempelajari semua produk dan layanan yang di tawarkan.

Karakteristik Landing Page

  • Landing page adalah halaman yang memiliki funsi khusus dalam website.
  • Mendorong pengguna untuk fokus pada satu produk dan lekas melakukan transaksi di website.
  • Mengajak pengguna untuk melakukan aksi tertentu. Misalnya, membeli produk,mengisi formulir,atau mempelajari informasi yang di berikan

Kini, Anda sudah paham perbedaan antara homepage dan landing page. Supaya pemahaman anda lebih dalam lagi, dibagian berikutnya kita akan bahas jenis jenis landing page

Fungsi Landing page

Berdasarkan jenisnya, ada dua fungsi utama landing page. Pertama, Landing page bisa di pakai untuk mengumpulkan data pengunjung potensial atau leads, Leads inilah yang dijaga oleh bisnis. Kemudian calon pelanggan ini di harapkan melakukan pembelian di masa mendatang.

Kedua, Landing page juga bisa berfungi untuk mempercepat transaksi. Halaman ini minim distraksi dari menu dan tombol navigasi lainnya. Dengan kata lain, Landing page memberikan jalan khusus bagi pengunjung untuk mengakses produk atau layanan yang ingin di beli

Jenis-jenis Landing Page

Secara umum, ada dua jenis landing page. Pertama adalah lead generation landing page (kadang disebut sebagai lead gen atau lead capture pages). Lalu yang kedua adalah click- through landing pages. Berikut adalah penjelasan singkatnya:

lead generation landing pages berfungsi untuk mengumpulkan data calon pelanggan. Utamanya, data dalam bentuk nama dan alamat email. Kedua data ini kemudian akan disimpan dan dipakai bisnis untuk merawat hubungan dengan calon pelanggan.

Lewat alamat email itulan pemilik bisnis biasanya mengirimkan berbagai info promo dan diskon, berita, artikel blog, dan konten lainnya (ebook, Checklist, dan materi yang bisa di undug lainnya). Praktik macam ini umum di pakai dalam model marketing B2B. Hal serupa juga sering di pakai dalam bisnis dengan produk atau layanan berbiaya tinggi.

click-through landing page biasaya di pakai dalam e-commerce atau model marketing B2C.Halaman yang di tampilkan biasanya hanya membuat satu tombol sedehana. Tombol tersebutsering memuat tulisan semacam “Pilih Sekarang”, “Beli Sekarang”, “Shop Now” dan sebagainya

Halaman macam ini menggiring pengunjung untuk segera melakukan pembelian di website. Tombol navigasi yang terbatas memperkecil kemungkinan pengunjung untuk “melompat” ke halaman lainnya.

Contoh-Contoh Landing Page

Kita sudah bicara soal apa itu landing page, fungsinya, perbedaan homepage dengan landing page, serta jenis-jenisnya. Tapi rasanya, pembahasan takkan lengkap tanpa adanya contoh-contoh landing page yang apik.

Airbnb

Airbnb merupakan platform persewaan properti. Startup ini bekerja semacam broker antara pemilik properti dengan siapa saja yang tertarik menggunakan properti tersebut.

Baru-baru ini Airbnb juga melebarkan sayap ke arah lainnya. Tak cuma properti saja, sekarang segala pengalaman berwisata bisa diatur dengan Airbnb. Mulai dari tur kuliner, kelas memasak, konser, touring, hingga pengalaman wisata yang berdampak sosial.

Semuanya bisa diatur lewat Airbnb.

Nah, kini saatnya bicara soal landing page. Gambar di atas merupakan landing page untuk partner Airbnb. Di bagian kanan Anda bisa mengecek perkiraan uang yang didapatkan dengan menyewakan properti lewat Airbnb.

Neil Patel

Siapa tak kenal Neil Patel? Ia adalah seorang penulis dan marketer yang sangat berpengaruh di dunia. The Wall Street Journal menyebutnya dalam jajaran influencer di bidang marketing, khususnya via web.

Entrepreneur Magazine memasukkan perusahaan Neil Patel dalam daftar 100 perusahaan brilian. Ia pun sempat disebut sebagai 100 pengusaha sukses di usia bawah 30 oleh Presiden Barack Obama. Neil Patel juga masuk daftar 100 pengusaha sukses di bawah usia 35 yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam websitenya, Neil Patel menyajikan berbagai tool untuk marketing. Utamanya, segala tool yang dipakai untuk mengoptimasi performa website bisnis.

Landing page Neil Patel merupakan tipe lead generation landing page. Ia mengajak pengunjungnya untuk mengisi kolom email yang disediakan. Nantinya, lewat alamat email inilah pengunjung mendapatkan berbagai insight dan tips yang dikirim langsung ke inbox.

Uniqlo

Uniqlo merupakan clothing brand internasional yang cukup digemari kalangan muda. Ia terkenal dengan model pakain yang simpel, versatile, bersih, sekaligus cocok untuk perempuan dan laki-laki.

Kepopuleran clothing brand dari Negeri Sakura ini pun merambah ke banyak negara. Mulai dari Kanada, Bangladesh, Cina, Jerman, India, Indonesia, dan 17 negara lainnya. Di Indonesia sendiri, sudah ada 15 toko yang terbesar di seluruh wilayahnya.

Untuk landing page-nya sendiri, Uniqlo konsisten mengusung nuansa yang simpel. Dengan latar putih, Uniqlo menempatkan logonya di paling atas. Kemudian, terdapat kalimat ajakan untuk mengisi kolom email.

Seperti biasanya, dari situlah Uniqlo mendapatkan data untuk mengirimi Anda berita dan promosi terbaru dari produk-produknya. Tak lupa, Uniqlo juga memberikan opsi promo dan produk apa yang diinginkan.

Mailchimp

Mailchimp merupakan platform digital marketing. Melalui Mailchimp, Anda bisa membuat berbagai elemen marketing online. Misalnya, visual konten media sosial, landing page, email, postcard, dan sebagainya.

Namun, Mailchimp tak sekedar platform untuk membuat konten digital marketing. Di dalamnya, Anda bisa melihat apakah konten yang dibuat direspons dengan baik dengan analytics. Dengan begitu, Anda bisa menjalankan strategi marketing secara efektif dan optimal.

Akan tetapi, tetap saja Mailchimp merupakan sebuah platform “desain”. Dan kesan itulah yang tak bisa dilepaskan dari landing page-nya.

Landing page Mailchimp terdiri dari latar warna kuning yang khas, headline dengan font besar, sedikit sub-headline, serta visual yang apik dan mudah diingat. Estetis sekali, bukan?

Hubspot

Di dunia digital marketing, Hubspot merupakan perusahaan yang tak bisa dianggap remeh. Ia terkenal sebagai developer dan marketer yang memproduksi berbagai software terkait inbound marketing dan sales.

Namun, di samping menjual produk-produknya, Hubspot juga terkenal dengan berbagai konten dan insight yang bisa diakses gratis. Perusahaan ini menyediakan berbagai artikel, analisis, dan tips yang bisa diterapkan dalam bisnis.

Poin inilah yang mengundang banyak potential user untuk mengakses Hubspot. Tak menyia-nyiakan kesempatan ini, jadilah sebuah landing page untuk coba gratis Hubspot.

Cara Membuat Landing Page 

Yak! Anda sudah penuh akan inspirasi. Seharusnya, Anda sudah merasakan semangat menggebu untuk membuat landing page website bisnis Anda.

Tinggal satu pertanyaan yang muncul di benak Anda. Bagaimana caranya?

Sebetulnya mudah saja. Anda tinggal menginstal satu plugin website builder di website berbasis WordPress. Di WordPress Repository sendiri, ada banyak pilihan plugin untuk mengutak-atik tampilan website dengan mudah.